Kelas Bencana Cek Gempa Cek Cuaca Geografi Kebumian Astronomi Aplikasi Excel Jehensa Semuel Makatita Pantau Bencana Pantau Negeri Geografi Kebumian Astronomi Aplikasi Excel Jehensa Semuel Makatita


DESKRIPSI UMUM PERSONAL WEB INI

Jehensa Semuel Makatita, S.Pd adalah salah satu Guru GEOGRAFI SMA di Timur Indonesia yang jauh dari akses kota madya atau kota provinsi yang Menyadari terbatasnya sumber belajar peserta didik ditengah Pembelajaran Abad 21 saat ini dan derasnya arus Informasi, dengan Pendekatan Pembelajaran Baru "Pembelajaran Berbasis Web".

Website ini dikembangkan untuk menjembatani kebutuhan Informasi baik : GEOGRAFI, KEBUMIAN, ASTRONOMI, TUTORIAL, PENDIDIKAN, FOTOGRAFI, TREND INFO PUBLIK

FITUR UNGGULAN

INFORMASI PANTAU KEBENCANAAN dalam Membentuk para Pembaca Adaptasi Kebiasaan Baru (Siaga dan Tanggap Bencana)

D U K U N G A N

Semoga web ini memberikan manfaat bagi para siswa dan Pembaca Umum Yang Menyadari Pentingnya Informasi Kebencanaan.

Ikuti kami Sahabat Melalui Web, Twitter, Facebook dan Istagram kami...
Akses terus website kami agar kami selalu mengembangkannya sesuai kebutuhan Sahabat dan Jangan Lupa Tinggalkan Komentarnya

Pendekatan Saintifik (Scientific Approach) dalam Pembelajaran K13

Pendekatan saintifik merupakan kerangka ilmiah pembelajaran yang diterapkan pada Kurikulum 2013. Pendekatan saintifik mengadaptasi langkah langkah ilmiah pada sains. Proses pembelajaran dapat dipadankan dengan suatu proses ilmiah, karenanya Kurikulum 2013 mengamanatkan esensi pendekatan saintifik dalam pembelajaran.

Pendekatan saintifik (scientific approach) adalah salah satu model pembelajaran yang dalam prosesnya memuat kaidah-kaidah keilmuan, mulai dari pengumpulan data dengan observasi, menanya, melakukan eksperimen, mengolah informasi atau data, hingga mengomunikasikan.

Pendekatan saintifik adalah suatu proses pembelajaran yang dirancang supaya peserta didik secara aktif mengkonstruk konsep, hukum, atau prinsip melalui kegiatan mengamati, merumuskan masalah, mengajukan/merumuskan hipotesis, mengumpulkan data dengan berbagai teknik, menganalisis data, menarik kesimpulan, dan mengkomunikasikan (M. Hosnan, 2014 :34).

 Tujuan Pendekatan Saintifik

1.    Meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi

2.    Menciptakan Lingkungan Belajar yang Kondusif

3.    Meningkatkan Kemampuan Berpikir Sistematis

4.    Meningkatkan Pemahaman Konsep

5.    Meningkatkan Motivasi Belajar

6.    Meningkatkan Kemampuan Komunikasi

 

Prinsip pendekatan Saintifik dalam kegiatan pembelajaran adalah sebagai berikut (Hosnan, 2014) :
  1. Pembelajaran berpusat pada siswa.
  2. Pembelajaran membentuk students self concept. 
  3. Pembelajaran terhindar dari verbalisme.
  4. Pembelajaran memberikan kesempatan pada siswa untuk mengasimilasi dan mengakomodasi konsep, hukum, dan prinsip.
  5. Pembelajaran mendorong terjadinya peningkatan kemampuan berpikir siswa.
  6. Pembelajaran meningkatkan motivasi belajar siswa dan motivasi mengajar guru.
  7. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk melatih kemampuan dalam komunikasi. 
  8. Adanya proses validasi terhadap konsep, hukum, dan prinsip yang dikonstruksi siswa dalam struktur kognitifnya.

Langkah-Langkah Pendekatan Saintifik


1.    Mengamati (Observing)

2.    Menanya (Questioning)

3.    Mengumpulkan Informasi atau Mencoba (Experimenting

Kegiatan ini dapat meliputi:

ü  Kegiatan mengeksplorasi

ü  Mencoba

ü  Berdiskusi

ü  Mendemonstrasi

ü  Meniru

ü  Melakukan eksperimen

ü  Membaca sumber selain buku paket

ü  Mengumpulkan data melalui angket

ü  Wawancara narasumber

ü  Dan sebagainya

4. Menalar (Assosiating)

Kegiatan yang dapat dilakukan di antaranya adalah:

ü  Mengolah informasi yang telah terkumpul.

ü  Menganalisis data dengan membuat kategorisasi atau pengelompokan.

ü  Menghubungkan fenomena atau informasi ke dalam suatu pola, dan

ü  Membuat kesimpulan.

5. Mengomunikasikan (Communicating)

Peserta didik dapat mengomunikasikannya dalam bentuk laporan atau makalah yang di dalamnya memuat bagan, diagram, atau grafik.


Langkah-langkah tersebut di atas kemudian lebih dikenal dengan istilah 5M.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pemantau Cuaca dan Gelombang

LIVE PERINGATAN DINI, CUACA DAN GEMPA BMKG UPDATE Twitter

Creatif By. Jehensa Semuel Makatita, S.Pd

Konsentrasi Oksida Belerang (SO2) Gunung Api di Indonesia (mg/m2)

*Warna Merah, menunjukan Status SIAGA-AWAS Erupsi, Orange Status WASPADA dan Kuning Status : AMAN Erupsi *Data ini akan di Update jika PENTING Saja Untuk Kepentingan Mitigasi Kebencanaan

Breaking News Hari Ini Di Facebook

Info Tik Tok

Melawan Lupa Bencana Penting Indonesia