Kelas Bencana Cek Gempa Cek Cuaca Geografi Kebumian Astronomi Aplikasi Excel Jehensa Semuel Makatita Pantau Bencana Pantau Negeri Geografi Kebumian Astronomi Aplikasi Excel Jehensa Semuel Makatita


DESKRIPSI UMUM PERSONAL WEB INI

Jehensa Semuel Makatita, S.Pd adalah salah satu Guru GEOGRAFI SMA di Timur Indonesia yang jauh dari akses kota madya atau kota provinsi yang Menyadari terbatasnya sumber belajar peserta didik ditengah Pembelajaran Abad 21 saat ini dan derasnya arus Informasi, dengan Pendekatan Pembelajaran Baru "Pembelajaran Berbasis Web".

Website ini dikembangkan untuk menjembatani kebutuhan Informasi baik : GEOGRAFI, KEBUMIAN, ASTRONOMI, TUTORIAL, PENDIDIKAN, FOTOGRAFI, TREND INFO PUBLIK

FITUR UNGGULAN

INFORMASI PANTAU KEBENCANAAN dalam Membentuk para Pembaca Adaptasi Kebiasaan Baru (Siaga dan Tanggap Bencana)

D U K U N G A N

Semoga web ini memberikan manfaat bagi para siswa dan Pembaca Umum Yang Menyadari Pentingnya Informasi Kebencanaan.

Ikuti kami Sahabat Melalui Web, Twitter, Facebook dan Istagram kami...
Akses terus website kami agar kami selalu mengembangkannya sesuai kebutuhan Sahabat dan Jangan Lupa Tinggalkan Komentarnya

Pikiran Publik : 3 Sumber Bencana Teratas di Indonesia

 

Dari Data Bencana pada GIS BNPB Republik Indonesia yang di Update Penulis pada 14 Juni 2021 menunjukan bahwa ada 3 Bencana Rangking Teratas yang perlu di waspadai masyarakat :
  1. Banjir yang menempati urutan 1 dengan 592 kali kejadian bencana di Indonesia
  2. Angin Puting Beliung di Posisi 2 dengan 388  kali kejadian bencana di Indonesia
  3. Longsor di Posisi 3 dengan 286  kali kejadian bencana di Indonesia
Pertanyaan kritisnya adalah :
  1. Bukankan ketiga bencana tersebut dapat di deteksi sebelum kejadian Karena merupakan Bencana Hidrometeorologi ?
  2. Lalu apa yang salah dalam sistem Informasi dan kebencanaan kita sehingga Bencana yang bisa di deteksi itu menjadi bencana 3 Teratas di Negara kita ?
  3. Apakah Pemerintah kita tidak begitu memahami Penanganan Banjir ? ataukah sistem Informasi Banjir kita masih lemah ?
  4. Apakah  sistem Informasi Puting Beliung dan Angin yang Merusak kita masih lemah ?
  5. Apakah  sistem Informasi bencana sebelum Longsor kita masih lemah ?
  6. Atau jangan-jangan Informasi Potensi Bencana di simpan sebagai Arsip dan Dokumen saja tanpa Publikasi kepada masyarakat Sasaran potensi bencana. Sehingga banyak diantara kita bahkan tidak tahu ancaman nyata di rumah kita dari Bencana manakah ?

    Kita harus bisa menemukan cara setiap bencana hidrometeorologi untuk bisa dikendalikan. Sehingga kota kita, Desa kita akan selalu menjadi tempat aman bagi kita untuk sebuah kehidupan yang sederhana di Ibu Pertiwi ini.

    Lihat Artikel Lainnya : Hubungan Nilai Intensitas Hujan dengan Potensi Banjir dan Longsor Provinsi Terbaik dan Terburuk Dari Ancaman Multi Bencana di Indonesia Ancaman Kerusakan Hutan di Kalimantan Akibat Alih Fungsi Lahan Sawit  Perspektif Baru Penanganan Banjir di Indonesia 

    Lihat Juga Update Info di bawah

         

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Pemantau Cuaca dan Gelombang

    LIVE PERINGATAN DINI, CUACA DAN GEMPA BMKG UPDATE Twitter

    Creatif By. Jehensa Semuel Makatita, S.Pd

    Konsentrasi Oksida Belerang (SO2) Gunung Api di Indonesia (mg/m2)

    *Warna Merah, menunjukan Status SIAGA-AWAS Erupsi, Orange Status WASPADA dan Kuning Status : AMAN Erupsi *Data ini akan di Update jika PENTING Saja Untuk Kepentingan Mitigasi Kebencanaan

    Breaking News Hari Ini Di Facebook

    Info Tik Tok

    Melawan Lupa Bencana Penting Indonesia